Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah yaa Rahman yg senantiasa berikan rahmat yg melimpah dan tiada henti dan tak terhitung kepada diri ini yg semoga senantiasa taat kepada-Nya.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, suritauladan terbaik bagi umat manusia.
“Berbahagialah”
“saya ingin bahagia”, itu kalimat yg sering terdengar saat ditanya apa yg menjadi cita2nya. Lalu, siapa yg tidak ingin bahagia? Jika seorang ingin bahagia berarti dia sedang tidak bahagia. Lalu kenapa ttidak bahagia?
Mungkin jawaban yg muncul ini:
“saya akan bahagia jika saya berhasil menduduki jabatan tersebut”
“Saya akan bahagia jika berhasil menikah dengan bahagia”
“Bagaimana bias bahagia jika saya rugi RP 20 juta?”
“bagaimana bias bahagia jika saya baru saja dipecat?”
Dan masih banyak lagi kalimat yg mungkin bisa muncul…
Apakah mereka tlah lupa?
“sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yg banyak.” (Q.S. Al Kautsar : 1)
Allas SWT telah memberikan nikmat yg melimpah kepada diri ini, yg tak terhitung banyaknya. Namun begitu banyak manusia tidak bahagia hanya karena sebagian yg ia piker sebagai nikmat belum diraihnya. Dia tidak bahagia hanya karena melihat apa yg belum ia miliki. Padahal nikmat yg Allah berikan jauh lebih banyak dari pada apa yg ia inginkan, inilah salah satu kelalaian diri yg sering dibiarkan saja adanya…padahal kelain ini bisa jadi yg menghilangkan rasa syukur dalam diri…hingga hilanglah kebahagian dari jiwa2 yg berharap bahagia.
Jika diri ini ingin bahagia, tengoklah apa yg telah diri ini miliki, rasakan berbagai anugrah yg telah Allah SWT berikan…sungguh , nikmat dari – Nya begitu banyak..nikmat yg tak terhitung…nikmat yg tak seorang pun mampu memberinya…nikmat yg tak pantas diri ini melupakannya….Nikmat itu hanya dari-Mu Yaa Allah...
“dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar2 Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. An-Nahl : 18)
Seberapa banyak nikmat yg kita miliki dibanding dengan nikmat yg kita inginkan dan belum dimiliki? Pantas kah kita tidak bahagia dengan nikmat yg belum kita miliki itu?
Oleh karena itu bersyukurlah dengan apa yg telah Allah berikan kepada kita…berbahagialah…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar